Tampilkan postingan dengan label IT Security. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IT Security. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Desember 2010

IT Security Management

Audit TI merupakan evaluasi sistem komputer yang melindungi aset organisasi, menjaga integritas data, membantu pencapaian tujuan organisasi, menggunakan sumber daya secara efisien.
be well,
Dwika
ExecuTrain




Bagaimana Audit TI Dilakukan?
sumber :http://www.managementfile.com/journal.php
Diposting oleh dinda julita

Audit TI merupakan proses pengumpulan dan evaluasi bukti-bukti untuk menentukan apakah sistem komputer yang digunakan telah dapat melindungi aset milik organisasi, mampu menjaga integritas data, dapat membantu pencapaian tujuan organisasi secara efektif, serta menggunakan sumber daya yang dimiliki secara efisien. Audit TI sendiri merupakan gabungan dari berbagai macam ilmu, antara lain: Traditional Audit, Manajemen Sistem Informasi, Sistem Informasi Akuntansi, Ilmu Komputer, dan Behavioral Science.

Seperti audit keuangan, audit TI juga memiliki metoda dan teknik yang handal, yang memungkinkan diperolehnya hasil evaluasi yang kredibel.
Pada dasarnya, Audit TI dapat dibedakan menjadi dua kategori, yaitu Pengendalian Aplikasi (Application Control) dan Pengendalian Umum (General Control). Tujuan pengendalian umum lebih menjamin integritas data yang terdapat di dalam sistem komputer dan sekaligus meyakinkan integritas program atau aplikasi yang digunakan untuk melakukan pemrosesan data. Sementara, tujuan pengendalian aplikasi dimaksudkan untuk memastikan bahwa data di-input secara benar ke dalam aplikasi, diproses secara benar, dan terdapat pengendalian yang memadai atas output yang dihasilkan.

Dalam audit terhadap aplikasi, biasanya, pemeriksaan atas pengendalian umum juga dilakukan mengingat pengendalian umum memiliki kontribusi terhadap efektifitas atas pengendalian-pengendalian aplikasi.
Dalam praktiknya, tahapan-tahapan dalam audit TI tidak berbeda dengan audit pada umumnya.

Tahapan perencanaan, sebagai suatu pendahuluan, mutlak perlu dilakukan agar auditor mengenal benar objek yang akan diperiksa. Di samping, tentunya, auditor dapat memastikan bahwa qualified resources sudah dimiliki, dalam hal ini aspek SDM yang berpengalaman dan juga referensi praktik-praktik terbaik (best practices). Tahapan perencanaan ini akan menghasilkan suatu program audit yang didesain sedemikian rupa, sehingga pelaksanaannya akan berjalan efektif dan efisien, dan dilakukan oleh orang-orang yang kompeten, serta dapat diselesaikan dalam waktu sesuai yang disepakati.

Dalam pelaksanaannya, auditor TI mengumpulkan bukti-bukti yang memadai melalui berbagai teknik termasuk survei, interview, observasi dan review dokumentasi (termasuk review source-code bila diperlukan).

Satu hal yang unik, bukti-bukti audit yang diambil oleh auditor biasanya mencakup pula bukti elektronis (data dalam bentuk file softcopy). Biasanya, auditor TI menerapkan teknik audit berbantuan komputer, disebut juga dengan CAAT (Computer Aided Auditing Technique). Teknik ini digunakan untuk menganalisa data, misalnya saja data transaksi penjualan, pembelian, transaksi aktivitas persediaan, aktivitas nasabah, dan lain-lain.

Sesuai dengan standar auditing ISACA (Information Systems Audit and Control Association), selain melakukan pekerjaan lapangan, auditor juga harus menyusun laporan yang mencakup tujuan pemeriksaan, sifat dan kedalaman pemeriksaan yang dilakukan. Laporan ini juga harus menyebutkan organisasi yang diperiksa, pihak pengguna laporan yang dituju dan batasan-batasan distribusi laporan. Laporan juga harus memasukkan temuan, kesimpulan, rekomendasi sebagaimana layaknya laporan audit pada umumnya.

Studi Kasus

Sebuah Bank Swasta terkemuka menunjuk tim audit TI Ernst & Young untuk melakukan review atas penerapan sistem Perbankan yang terintegrasi. Pemeriksaan ini terbagi dalam dua fase. Pada fase pertama mencakup kegiatan, sebagai berikut:

1. Manajemen Proyek
Melakukan review atas manajemen proyek untuk memastikan bahwa semua outcome yang diharapkan tertuang dalam rencana proyek. Pada tahapan ini, auditor TI melakukan review atas project charter, sumber daya yang akan digunakan, alokasi penugasan dan analisa tahapan pekerjaan proyek.

2. Desain Proses dan Pengendalian Kontrol Aplikasi
Review mengenai desain pengendalian dalam modul-modul Perbankan tersebut, yaitu pinjaman dan tabungan. Untuk itu dilakukan review atas desain proses dimana auditor mengevaluasi proses, risiko dan pengendalian mulai dari tahapan input, proses maupun output.

3. Desain Infrastruktur
Review ini mencakup analisa efektivitas dan efisiensi desain infrastruktur pendukung (server, workstation, sistem operasi, database dan komunikasi data). Hasil follow up dijadikan dasar oleh manajemen untuk memulai implementasi sistem Perbankan yang terintegrasi tersebut.. Berdasarkan nilai tambah yang diberikan melalui rekomendasi pada fase pertama, perusahaan menunjuk kembali auditor untuk melakukan review fase kedua secara paralel pada saat implementasi dilakukan, yaitu review terhadap:

• Migrasi data, pada saat “roll-out” ke cabang-cabang, termasuk kapasitas pemrosesan dan penyimpanannya.
• Aspek lainnya termasuk persiapan help-desk , contingency dan security.
• Kesiapan pemakai dalam menggunakan sistem ini, kualitas pelatihan yang diberikan dan dokumentasi pengguna ( user manual )
• Prosedur-prosedur manajemen perubahan ( change management ) dan testing
Auditor selanjutnya diminta memberikan saran mengenai risiko-risiko yang masih tersisa, sebelum manajemen memutuskan sistem barunya dapat “go-live”.

Standar (COBIT)

Control Objectives for Information and related Technology (COBIT, saat ini edisi ke-4) adalah sekumpulan dokumentasi best practices untuk IT governance yang dapat membantu auditor, manajemen and pengguna ( user ) untuk menjembatani gap antara risiko bisnis, kebutuhan kontrol dan permasalahan-permasalahan teknis. COBIT dikembangkan oleh IT Governance Institute, yang merupakan bagian dari Information Systems Audit and Control Association (ISACA). COBIT memberikan arahan ( guidelines ) yang berorientasi pada bisnis, dan karena itu business process owners dan manajer, termasuk juga auditor dan user, diharapkan dapat memanfaatkan guideline ini dengan sebaik-baiknya.

Kerangka kerja COBIT ini terdiri atas beberapa arahan ( guidelines ), yakni:

Control Objectives: Terdiri atas 4 tujuan pengendalian tingkat-tinggi ( high-level control objectives ) yang tercermin dalam 4 domain, yaitu: planning & organization , acquisition & implementation , delivery & support , dan monitoring .

Audit Guidelines: Berisi sebanyak 318 tujuan-tujuan pengendalian yang bersifat rinci ( detailed control objectives ) untuk membantu para auditor dalam memberikan management assurance dan/atau saran perbaikan.

Management Guidelines: Berisi arahan, baik secara umum maupun spesifik, mengenai apa saja yang mesti dilakukan, terutama agar dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

• Sejauh mana Anda (TI) harus bergerak, dan apakah biaya TI yang dikeluarkan sesuai dengan manfaat yang dihasilkannya.
• Apa saja indikator untuk suatu kinerja yang bagus?
• Apa saja faktor atau kondisi yang harus diciptakan agar dapat mencapai sukses ( critical success factors )?
• Apa saja risiko-risiko yang timbul, apabila kita tidak mencapai sasaran yang ditentukan?
• Bagaimana dengan perusahaan lainnya – apa yang mereka lakukan?
• Bagaimana Anda mengukur keberhasilan dan bagaimana pula membandingkannya.
The COBIT Framework memasukkan juga hal-hal berikut ini:
• Maturity Models – Untuk memetakan status maturity proses-proses TI (dalam skala 0 - 5) dibandingkan dengan “the best in the class in the Industry” dan juga International best practices
• Critical Success Factors (CSFs) – Arahan implementasi bagi manajemen agar dapat melakukan kontrol atas proses TI.
• Key Goal Indicators (KGIs) – Kinerja proses-proses TI sehubungan dengan business requirements
• Key Performance Indicators (KPIs) – Kinerja proses-proses TI sehubungan dengan process goals
COBIT dikembangkan sebagai suatu generally applicable and accepted standard for good Information Technology (IT) security and control practices .

Istilah “ generally applicable and accepted ” digunakan secara eksplisit dalam pengertian yang sama seperti Generally Accepted Accounting Principles (GAAP).

Sedang, COBIT's “good practices” mencerminkan konsensus antar para ahli di seluruh dunia. COBIT dapat digunakan sebagai IT Governance tools, dan juga membantu perusahaan mengoptimalkan investasi TI mereka. Hal penting lainnya, COBIT dapat juga dijadikan sebagai acuan atau referensi apabila terjadi suatu kesimpang-siuran dalam penerapan teknologi.

Suatu perencanaan Audit Sistem Informasi berbasis teknologi (audit TI) oleh Internal Auditor, dapat dimulai dengan menentukan area-area yang relevan dan berisiko paling tinggi, melalui analisa atas ke-34 proses tersebut. Sementara untuk kebutuhan penugasan tertentu, misalnya audit atas proyek TI, dapat dimulai dengan memilih proses yang relevan dari proses-proses tersebut.

Lebih lanjut, auditor dapat menggunakan Audit Guidelines sebagai tambahan materi untuk merancang prosedur audit. Singkatnya, COBIT khususnya guidelines dapat dimodifikasi dengan mudah, sesuai dengan industri, kondisi TI di Perusahaan atau organisasi Anda, atau objek khusus di lingkungan TI.

Selain dapat digunakan oleh Auditor, COBIT dapat juga digunakan oleh manajemen sebagai jembatan antara risiko-risiko TI dengan pengendalian yang dibutuhkan (IT risk management) dan juga referensi utama yang sangat membantu dalam penerapan IT Governance di perusahaan.

Audit TI: Sebelum atau Sesudah Seiring dengan makin banyaknya institusi, baik pemerintahan maupun swasta, yang mengandalkan TI untuk mendukung jalannya operasional sehari-hari, maka kesadaran akan perlunya dilakukan review atas pengembangan suatu sistem informasi semakin meningkat.

Risiko-risiko yang mungkin ditimbulkan sebagai akibat dari gagalnya pengembangan suatu sistem informasi, antara lain:

• Biaya pengembangan sistem melampaui anggaran yang ditetapkan.
• Sistem tidak dapat diimplementasikan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.
• Sistem yang telah dibangun tidak memenuhi kebutuhan pengguna.
• Sistem yang dibangun tidak memberikan dampak effisiensi dan nilai ekonomis terhadap jalannya operasi institusi, baik pada masa sekarang maupun masa datang.
• Sistem yang berjalan tidak menaati perjanjian dengan pihak ketiga atau memenuhi aturan yang berlaku.

Untuk mengantisipasi hal itu, perusahaan menginginkan adanya assurance dari pihak yang berkompeten dan independen mengenai kondisi sistem TI yang akan atau sedang mereka gunakan. Pihak yang paling berkompeten dan memiliki keahlian untuk melakukan review tersebut adalah Auditor Sistem Informasi (Auditor TI). Pekerjaan auditor TI ini belum banyak dikenal di Indonesia . Di samping itu, jumlah tenaga auditor TI yang menyandang sertifikasi Internasional ( CISA, Certified Information System Auditor ) juga masih sangat terbatas.

Best Practice menyarankan agar dalam proses pengembangan suatu sistem informasi yang signifikan, perlu dilakukan review, baik itu sebelum atau pada saat implementasi ( pre-implementation system ), maupun setelah sistem “live” ( post-implementation system ).

Manfaat Pre-Implementation Review:

• Institusi dapat mengetahui apakah sistem yang telah dibuat sesuai dengan kebutuhan ataupun memenuhi acceptance criteria.
• Mengetahui apakah pemakai telah siap menggunakan sistem tersebut.
• Mengetahui apakah outcome sesuai dengan harapan manajemen.


Manfaat Post-Implementation Review:
• Institusi mendapat masukan atas risiko-risiko yang masih ada dan saran untuk penanganannya.
• Masukan-masukan tersebut dimasukkan dalam agenda penyempurnaan sistem, perencanaan strategis dan anggaran pada periode berikutnya.
• Bahan untuk perencanaan strategis dan rencana anggaran di masa datang.
• Memberikan reasonable assurance bahwa sistem informasi telah sesuai dengan kebijakan atau prosedur yang telah ditetapkan.
• Membantu memastikan bahwa jejak pemeriksaan (audit trail) telah diaktifkan dan dapat digunakan oleh manajemen, auditor maupun pihak lain yang berwenang untuk melakukan pemeriksaan.
• Membantu dalam penilaian apakah initial proposed values telah terealisasi dan saran tindak lanjutnya

Sabtu, 11 Desember 2010

Risk Management

Risk Management at Ebay (another point of view)
**rolles.blog.binusian.org

eBay.com merupakan situs/ web penyedia layanan yang menawarkan dan menjual suatu produk/ jasa atau dengan istilah kita adalah merupakan Toko Online (Pasar Online/ Pasar Lelang). Didirikan oleh Pierre Omidyar bermarkas di San Jose, California pada 1998 yang berawal dengan menjual tongkat laser yang rusak seharga $14.83. Ebay menjadi yang terbesar sekarang karena berhasil memanfaatkan momentum sebagai yang pertama untuk mendapatkan user sebanyak-banyaknya. Awalnya itu dilakukan dengan menawarkan service-nya secara gratis. Setelah penggunanya mulai banyak, barulah eBay mulai menarik bayaran untuk listing fee. Saat itu, beberapa kompetitor mulai muncul dan beberapa malah menawarkan listing fee gratis. Untungnya buat eBay, saat itu jumlah user situs web-nya sudah mencapai jumlah yang banyak. Dan pengunjung ebay paling sedikit sekitar 902 juta/tahunnya.

2. Pembahasan Ebay

a. Identifikasi masalah security yang bisa terjadi

a. Phising

Mengingat banyaknya transaksi data dan uang didalam ebay, bisa dipastikan akan menjadi target empuk oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan pencurian data dengan menyamarkan website asli ebay dengan tiruan. Dan ketika pengguna/customer memasukkan data mereka untuk login/registrasi, disaat itulah sang pembuat phising ini akan memanen informasi yang berharga tersebut.

b. Scaming

Scaming adalah penipuan yang sudah marak di internet, sang pelaku pada awalnya mencoba memberikan kepercayaan kepada korban, transaksi pertama akan sukses demikian sampai transaksi kedua, dan biasanya pada transaksi ketiga atau pada saat nilai transaksi mencapi jumlah yang besar, sang pelaku biasanya akan kabur. Dan di ebay sendiri hal ini memungkinkan diterapkan saat proses jual dilakukan.

c. Carding

Carding secara sederhana ialah pencurian nomor kartu kredit yang masih berlaku, bisa dengan tehnik phising. Di ebay sendiri, hal ini sangat memungkinkan dilakukan, mengingat transaksi di ebay menggunakan paypal dan paypal sendiri biasanya divalidasi dengan menggunakan kartu kredit/master card.

d. Spaming

Spaming disini bertujuan untuk memenuhi inbox email dari pihak ebay secara terus menerus dalam jumlah yang besar, sehingga pada suatu titik tertentu server email akan mengalami crash/hang dan pada saat itulah bisa dimanfaatkan oleh pelaku entah dengan menggunakan tehnik phising untuk menjerat korban disaat server email utama mati atau memang tujuannya hanya sebatas membuat server email crash.

b. Jelaskan solusi apa yang anda usulkan untuk menjawab permasalahan no.1

a. Phising

Dengan memberitahukan customer diawal registrasi, bahwa pengisian data hanya dilakukan pertama kali ketika melakukan pendaftaran dan apabila customer ingin memperbaharui informasinya, customer harus memastikan bahwa link yang dituju benar dan terdapat tanda secure/https (icon lock pada alamat url website), dengan demikian akan memperkecil peluang terkena phising.

b. Scaming

Dalam kasus ebay, yakni transaksi jual yang terjadi. Salah satu cara yang bisa ditempuh untuk menghindari scam ini ialah dengan melakukan validasi yang cukup ketat, baik itu pembeli/penjual harus divalidasi dengan kartu kredit (karena biasanya data perbankan cukup akurat dan bisa dipercaya sebagai validasi awal) dan dengan validasi pada alamat customer, yakni dengan mengirimkan user/password ke alamat customer melalui kantor pos terkait.

c. Carding

Cara menghindari carding bisa dengan menggunakan jasa keuangan pihak ke-3, misalnya paypal atau google checkout, website tersebut memberikan jaminan keamanan data pengguna, jadi ketika customer hendak melakukan transaksi dikemudian hari mereka tidak perlu lagi memasukkan nomor kartu kredit dan validasinya, mereka cukup login ke website yang dimaksud dan hal kedua yang perlu diperhatikan adalah dengan memperbaharui password customer minimal 1 minggu sekali.

d. Spaming

Melakukan block permanent terhadap email-email atau dns server mail yang terus menerus melakukan spam mail ke server ebay.Menyembunyikan alamat email yang biasa digunakan dengan captcha (berupa image) agar tidak mudah dibaca oleh spaming border.

c. Misalkan anda adalah CIO dari perusahaan tersebut, buatlah sebuah tata kelola (governance) untuk masalah keamanan untuk studi kasus Ebay

IT Security Governance merupakan konstruksi organisasi dan proses tata kelola keamanan TI yang merupakan tanggung jawab dewan direksi dan eksekutif senior . IT Security Governance fokus pada domain pengelolaan outcome, perlindungan aset informasi, pengelolaan benefit keamanan TI dan integrasi proses penanganan keamanan TI.

•Mendokumentasikan pola-pola serangan yang biasa terjadi agar bisa melakukan deteksi dan penanggulangan apabila pola yang sama ditemukan.
•Dengan memanfaatkan dan mempelajari manfaat Cyber Law diberbagai negara untuk menunjang Policy yang dimiliki oleh Ebay
•Perbaikan infrastuktur dengan yang lebih baru apabila infrastuktur yang lama dirasa tidak mendukung lagi dalam operasional dan penangggulangan IT risk yang ada.
•Melakukan evaluasi keamanan dan penanggulangan untuk mengatur strategy baru dimasa yang akan datang.
d. Jika anda diminta untuk mengajukan investasi untuk no.2 dan no.3, berikanlah usulan disertai alas an bahwa dari sisi investasi, usulan dan tata kelola anda tersebut adalah layak

•Menyediakan server backup/imaging/mirror, manakala server utama down karena Ddos mana server backup akan segera menggantikan server utama, sehingga tidak menghambat ttransaksi yang sedang terjadi dan customer tetap merasa nyaman dan akan berefek pada ebay itu sendiri, baik dari performa keuntungan dan loyalitas customer.
•Dari sisi software, secara rutin melakukan update/patch terhadap sistem yang di indikasikan memiliki celah keamanan, hal ini bisa dilakukan dengan berkonsultasi kepada pihak pengembang software yang mereka gunakan, khususnya software keamanan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pada sisi privacy data customer yang mereka miliki, terlebih data yang bersifat sensitif misalnya no.kartu kredit, no.jaminan sosial/identitas
•Dari sisi people, dengan menggandeng konsultan IT dibidang security yang berpengalaman dalam hal e-comerce, dengan demikian pihak ebay bisa fokus pada bisnis mereka. Akan tetapi pihak ebay sendiripun tetap melakukan pengawasan dan kontrol pada konsultan yang mereka gandeg serta membuat sebuah policy bahwa konsultan tersebut tidak bekerja pada peruahaan e-commerce sejenis
Mengasuransikan hardware tertentu yang merupakan aset utama mereka, misalnya data center. Hal ini dilakukan untuk memindahkan resiko yang mereka miliki pada pihak asuransi, sehingga dapat meredam berbagai ketakutan, ketidakpastian dan keraguan yang merupakan salah satu penyakit didalam IT security.

ref : ebay.com

Risk Management

Risk Management at Ebay (another point of view)

**rolles.blog.binusian.org



eBay.com merupakan situs/ web penyedia layanan yang menawarkan dan menjual suatu produk/ jasa atau dengan istilah kita adalah merupakan Toko Online (Pasar Online/ Pasar Lelang). Didirikan oleh Pierre Omidyar bermarkas di San Jose, California pada 1998 yang berawal dengan menjual tongkat laser yang rusak seharga $14.83. Ebay menjadi yang terbesar sekarang karena berhasil memanfaatkan momentum sebagai yang pertama untuk mendapatkan user sebanyak-banyaknya. Awalnya itu dilakukan dengan menawarkan service-nya secara gratis. Setelah penggunanya mulai banyak, barulah eBay mulai menarik bayaran untuk listing fee. Saat itu, beberapa kompetitor mulai muncul dan beberapa malah menawarkan listing fee gratis. Untungnya buat eBay, saat itu jumlah user situs web-nya sudah mencapai jumlah yang banyak. Dan pengunjung ebay paling sedikit sekitar 902 juta/tahunnya.



2. Pembahasan Ebay



a. Identifikasi masalah security yang bisa terjadi



a. Phising



Mengingat banyaknya transaksi data dan uang didalam ebay, bisa dipastikan akan menjadi target empuk oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan pencurian data dengan menyamarkan website asli ebay dengan tiruan. Dan ketika pengguna/customer memasukkan data mereka untuk login/registrasi, disaat itulah sang pembuat phising ini akan memanen informasi yang berharga tersebut.



b. Scaming



Scaming adalah penipuan yang sudah marak di internet, sang pelaku pada awalnya mencoba memberikan kepercayaan kepada korban, transaksi pertama akan sukses demikian sampai transaksi kedua, dan biasanya pada transaksi ketiga atau pada saat nilai transaksi mencapi jumlah yang besar, sang pelaku biasanya akan kabur. Dan di ebay sendiri hal ini memungkinkan diterapkan saat proses jual dilakukan.



c. Carding



Carding secara sederhana ialah pencurian nomor kartu kredit yang masih berlaku, bisa dengan tehnik phising. Di ebay sendiri, hal ini sangat memungkinkan dilakukan, mengingat transaksi di ebay menggunakan paypal dan paypal sendiri biasanya divalidasi dengan menggunakan kartu kredit/master card.



d. Spaming



Spaming disini bertujuan untuk memenuhi inbox email dari pihak ebay secara terus menerus dalam jumlah yang besar, sehingga pada suatu titik tertentu server email akan mengalami crash/hang dan pada saat itulah bisa dimanfaatkan oleh pelaku entah dengan menggunakan tehnik phising untuk menjerat korban disaat server email utama mati atau memang tujuannya hanya sebatas membuat server email crash.



b. Jelaskan solusi apa yang anda usulkan untuk menjawab permasalahan no.1



a. Phising



Dengan memberitahukan customer diawal registrasi, bahwa pengisian data hanya dilakukan pertama kali ketika melakukan pendaftaran dan apabila customer ingin memperbaharui informasinya, customer harus memastikan bahwa link yang dituju benar dan terdapat tanda secure/https (icon lock pada alamat url website), dengan demikian akan memperkecil peluang terkena phising.



b. Scaming



Dalam kasus ebay, yakni transaksi jual yang terjadi. Salah satu cara yang bisa ditempuh untuk menghindari scam ini ialah dengan melakukan validasi yang cukup ketat, baik itu pembeli/penjual harus divalidasi dengan kartu kredit (karena biasanya data perbankan cukup akurat dan bisa dipercaya sebagai validasi awal) dan dengan validasi pada alamat customer, yakni dengan mengirimkan user/password ke alamat customer melalui kantor pos terkait.



c. Carding



Cara menghindari carding bisa dengan menggunakan jasa keuangan pihak ke-3, misalnya paypal atau google checkout, website tersebut memberikan jaminan keamanan data pengguna, jadi ketika customer hendak melakukan transaksi dikemudian hari mereka tidak perlu lagi memasukkan nomor kartu kredit dan validasinya, mereka cukup login ke website yang dimaksud dan hal kedua yang perlu diperhatikan adalah dengan memperbaharui password customer minimal 1 minggu sekali.



d. Spaming



Melakukan block permanent terhadap email-email atau dns server mail yang terus menerus melakukan spam mail ke server ebay.Menyembunyikan alamat email yang biasa digunakan dengan captcha (berupa image) agar tidak mudah dibaca oleh spaming border.



c. Misalkan anda adalah CIO dari perusahaan tersebut, buatlah sebuah tata kelola (governance) untuk masalah keamanan untuk studi kasus Ebay



IT Security Governance merupakan konstruksi organisasi dan proses tata kelola keamanan TI yang merupakan tanggung jawab dewan direksi dan eksekutif senior . IT Security Governance fokus pada domain pengelolaan outcome, perlindungan aset informasi, pengelolaan benefit keamanan TI dan integrasi proses penanganan keamanan TI.



•Mendokumentasikan pola-pola serangan yang biasa terjadi agar bisa melakukan deteksi dan penanggulangan apabila pola yang sama ditemukan.

•Dengan memanfaatkan dan mempelajari manfaat Cyber Law diberbagai negara untuk menunjang Policy yang dimiliki oleh Ebay

•Perbaikan infrastuktur dengan yang lebih baru apabila infrastuktur yang lama dirasa tidak mendukung lagi dalam operasional dan penangggulangan IT risk yang ada.

•Melakukan evaluasi keamanan dan penanggulangan untuk mengatur strategy baru dimasa yang akan datang.

d. Jika anda diminta untuk mengajukan investasi untuk no.2 dan no.3, berikanlah usulan disertai alas an bahwa dari sisi investasi, usulan dan tata kelola anda tersebut adalah layak



•Menyediakan server backup/imaging/mirror, manakala server utama down karena Ddos mana server backup akan segera menggantikan server utama, sehingga tidak menghambat ttransaksi yang sedang terjadi dan customer tetap merasa nyaman dan akan berefek pada ebay itu sendiri, baik dari performa keuntungan dan loyalitas customer.

•Dari sisi software, secara rutin melakukan update/patch terhadap sistem yang di indikasikan memiliki celah keamanan, hal ini bisa dilakukan dengan berkonsultasi kepada pihak pengembang software yang mereka gunakan, khususnya software keamanan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pada sisi privacy data customer yang mereka miliki, terlebih data yang bersifat sensitif misalnya no.kartu kredit, no.jaminan sosial/identitas

•Dari sisi people, dengan menggandeng konsultan IT dibidang security yang berpengalaman dalam hal e-comerce, dengan demikian pihak ebay bisa fokus pada bisnis mereka. Akan tetapi pihak ebay sendiripun tetap melakukan pengawasan dan kontrol pada konsultan yang mereka gandeg serta membuat sebuah policy bahwa konsultan tersebut tidak bekerja pada peruahaan e-commerce sejenis

Mengasuransikan hardware tertentu yang merupakan aset utama mereka, misalnya data center. Hal ini dilakukan untuk memindahkan resiko yang mereka miliki pada pihak asuransi, sehingga dapat meredam berbagai ketakutan, ketidakpastian dan keraguan yang merupakan salah satu penyakit didalam IT security.



ref : ebay.com



Manage IT Infrastructure

LiveTime Advances ITIL Help Desk Support Leadership in Education Sector
**retirementinaustralia.com.au
Retirement In Australia by Newport Beach, CA (PRWEB) June 13, 2006

HTTP://WWW.LIVETIME.COM [LiveTime Software], a leading provider of J2EE based Service Management software today announced several new key accounts in the K-12 and tertiary education sector.

The Education sector is a complex information systems environment that demands highly efficient and cost-effective support operations. With support for Information Technology Infrastructure Library (ITIL®) best practices LiveTime provides an industry-standard framework for IT service delivery and support. As the only vendor-neutral solution on the market, LiveTime Help Desk has been rapidly adopted due to its ease of use and heterogeneous support for all web browsers, operating systems and databases.


With 23 sites across middle Tennessee, Wilson County School District selected LiveTime to streamline its work process. “LiveTime has increased security and lowered the cost of support operations,” said Mr Ken Chitwood, Network Engineer for Wilson County School District. “With the online system, technicians are able to evaluate the call volume at a location prior to going to the site and to bring the appropriate material with them, streamlining the onsite visits and optimizing available resources” Mr Chitwood said. “And, since it is the end of the school year for us, we have been using the reports features to help justify our support costs and increase our number of technicians.”

Other K-12 organizations that have recently invested in LiveTime to manage IT infrastructure include Charlotte County Public Schools, FL and East Allen County Schools, IN. Charlotte is one of the fastest growing counties in Florida and the school district is responsible for over 17,000 students. East Allen County Schools is a growing, dynamic school corporation located on the eastern side of the Fort Wayne, Indiana, with a metropolitan area that consists of 20 separate locations.

For Buena Vista University located in Storm Lake, Iowa and situated over 16 sites, the key to success was platform independence and low training costs. As one of America’s most wired small campuses, they must be prepared to support all platforms and all browsers and LiveTime has delivered that capability. “LiveTime is committed to delivering products that make our customer’s business more successful. In the education sector, this means delivering superior technology and low total cost of ownership,” said Ms. Kerry Butcher, LiveTime Software’s Vice President, Marketing.

About LiveTime Software

Headquartered in Newport Beach, California, LiveTime Software, Inc. is a vendor of J2EE-compliant, web-based service desk, help desk and support automation software for medium to large enterprises. Many global 2000 organizations and educational institutions use LiveTime’s vendor-neutral solutions to lower their costs and improve customer satisfaction. Founded in 1999, LiveTime Software is a privately held firm with offices in the United States, Australia and the United Kingdom. For more information visit www.livetime.com.

Balance Score Card, CMM, ISO

IT Governance (Tata Kelola TI) Maret 21, 2010
Posted by anikeren
**moedjionosadikin.wordpress.com

Tugas Auditor Sistem Informasi (Auditor SI/IS Auditor) secara ringkas adalah memeriksa apakah suatu proses terkait Sistem Informasi dalam suatu organisasi telah dilaksanakan sebagaimana mestinya sesuai dengan alat kendali yang ditetapkan/harus dianut oleh suatu organisasi. Oleh karena itu, Auditor dituntut untuk memahami alat kendali maupun pelaksanaan suatu proses. Alat kendali dan proses ini berbeda – beda dari satu Negara dengan Negara lain, dari satu organisasi maupun organisasi yang lain. ISACA memberikan bekal pemahaman itu kepada Auditor berdasarkan “best practice” yang umum berlaku baik di Amerika maupun di Negara – Negara yang lain.

Dengan demikian maka, sebaiknya Auditor SI memahami IT Governance (Tata Kelola IT) yang merupakan bagian dari Corporate Governance(CG) yang merepresentasikan bagaimana penerapan TI dalam suatu Enterprise (organisasi).Ada beberapa definisi mengenai CG, namun secara ringkas dapat dicuplik dari definisi Sir Adrian Cadbury yang menyatakan CG adalah suatu system yang dengannya suatu korporasi diarahkan dan dikendalikan. Mengikuti CG, maka IT G kurang lebih adalah suatu system yang dengannya TI dalam suatu organisasi diarahkan dan dikenalikan.

Sebagai suatu system, fokus IT G kurang lebih pada :

Strategic Aligment : Strategi dan perencanaan IT harus inline dan sinergi dengan strategi dan arah perusahaan (korporasi)

Value Delivery : Penerapan IT harus memberikan nilai seperti yang direncanakan, cost yang dikeluarkan sesuai dengan nilai / benefit yang didapatkan

Risk Management : Adanya kepedulian risiko – risiko yang mungkin timbul dari manajemen level atas, pengertian yang jelas mengenai tingkat risiko yang dapat diterima, pengertian akan kebutuhan-2 terhadap kepatuhan, transparansi mengenari risiko – risiko bagi seluruh enterprise serta pendelegasian wewenang dan tanggung jawab penanganan risiko bagi pihak – pihak dalam organisasi

Resource Managamnet : optimalisasi sumber daya IT dalam organisasi termasuk infrastruktur, aplikasi, personal, dll.

Performance Management : bagaimana mengendalikan dan mengawasi pelaksanaan strategy, penyelesain proyek, penggunaan sumber daya, performansi proses dan penyediaan layanan dengan menggunakan alat kendali yang sesuai standard (misalnya Balanca Score Card).

IT Governance Framework

Beberapa kerangka kerja yang biasanya diacu untuk pelaksanaan IT G dalam tataran praktis antara lain :

- CobiT : Control Obyektif for Information and related Technology, yang disusun oleh ITGI

- ISO/IEC 27001 yang pertama kali dipublikasikan di UK sebagai British Standard 7799 (BS 7799)

- IT Infrastructur Library (ITIL) yang disusun oleh UK Office of Government Commerce dan IT Services Management Forum

- IT Baseline Protection Catalogs (IT-Grandschutz Catalogs) oleh German Federal Office for Security in Information Technology.

- Information Security Management Maturity Model (ISM3)

- AS80152005 merupakan standard dari pemerintah Australia untuk Corporate governance dalam TIK

Dari berbagai uraian mengenai CG dan IT G dapat diringkas bahwa ITG paling tidak harus mengandung unsur – unsur :strategi, kebijakan, program serta tujuan yang ingin dicapai haris inline dengan strategi corporate, pengelolaan risiko, perencanaan dan pengelolaan sumber daya, pelaksanaan dan operasionalisasi, serta pengendalian dan pengawasan kinerja semua aspek IT.

Strategi, kebijakan, program dan tujuan harus menjadi tanggung jawab dan perhatian manajemen tingkat atas, bukan hanya sebatas personal – personal TI. Diperlukan suatu IT Strategi Committee yang beranggotakan top manajemen dan lintas departemen. Kebijakan, program dan tujuan harus secara formal ditetapkan dan dikomentasikan. Juga harus disosialisaskan ke seluruh tingkatan dalam suatu organisasi.

Tujuan dari pengelolaan risiko adalah mengamanakan segala asset TIK dari ancaman ancaman yang mungkin timbul sehingga kehilangan (asset, informasi, uang) dapat dihindari atau ditekan seminimal mungkin. Inti dari pengelolaan risiko adalah mengamankan asset/informasi/sumber daya informasi yang lain. Oleh karena itu diperlukan strategi dan pengelolaan keamanan Informasi (Information Security Governance). Agar akibat dari risiko yang mungkin timbul dapat ditekan seminimal mungkin maka diperlukan strategi dan perencanaan pengelolaan risiko sejak dini. Penanganan risiko dimulai dari identifikasi risiko, menganalisa risko dan mengukurnya, kemudian mengelolanya dengan menerapkan alat kendali risiko, serta memonitor pelaksanaan alat kendali tersebut.

Perencanaan dan pengelolaan sumber daya mencakup antara lain meencakup pemahaman mengenai perencaanaan system informasi secara keseluruhan, misalnya dengan menggunakan pendekatan Enterprise Architecture. Beberapa pendekatan EA ini dalam praktisnya antara lain model Zachman Framework atau TOGAF.Pengelolaan sumber daya informasi mencakup bagaimana merencanakan dan mengakuisisi (purchase) h/w, s/w atau infrastruktur yang lain.

Di dalam pelaksanaan dan operasionalisasi terdapat hal – hal pemilihan supplier atau source / sumber layanan/produk. Tentu saja termasuk di dalamnya adalan pengelolaan sumber daya manusai internal mulai dari rekruitmen sampai dengan terminasi. Termasuk dalam operasionalisasi adalah bagaimana organisasi mengatur dan membagi tugas, hak akses dan tanggung jawab personel sesuai dengan aturan keamanan yang ditetapkan, pembagian beban yang adil, maupun penghindaran penumpukan tanggungjawab pada bagian tertentu maupun penghindaran konflik kepentingan akibat pembagian peran yang tidak sesuai. Jika perusahaan memerlukan layanan pihak ke 2 (outsource) maka peraturan dan kaidah-kaidah outsource juga menjadi fokus perhatian auditor.

Pengawasan dan pengukuran kinerja dapat dilakukan dengan menggunakan parameter – parameter yang berlaku dalam “best practice” yang sudah menjadi standard, misalnya Balance Score Card, CMM atau ISO.

ITIL User Configuration and Deployment solutions.

SiteView ITSM ITSM competitive with ordinary
**www.softcov.com/web-client

SiteView ITSM ITIL compliance with international standards, is a function of large, simple, highly integrated, stable and easy to use IT service management platform. Based on its powerful Application Manager, through a flexible platform configuration, operations and business process design, business users can be gradual, with the need to comply with its practical application service platform IT environment, including service level management (SLM), configuration management , problem management, incident management, change management, inventory management, release management, knowledge base management, inspection, attendance, duty, declaration, availability management, information dissemination, operation maintenance.

SiteView ITSM technology valley of death based on a strong IT Operation R & D and product line support, integrated system management, device management, desktop management, asset management in IT based on real-time data acquisition monitoring and change management, asset management, problem management, etc. Many processes, and IT help desk, knowledge base, employee self-service portals and other IT services. Organization through the integration of IT services and business, SiteView ITSM can greatly improve the provision of IT services to enterprise customers and service support capabilities and standards.

SiteView ITSM follow the standard IT Infrastructure Library (ITIL), not only support the IT service management, but also to build and optimize IT business processes. It enables business process systematic, critical data by monitoring to ensure the IT service quality.

ITSM-based scalable and flexible integrated nature, SiteView IT service management can implement different types of body size. It is both flexible and used within the IT service sector SMEs can also be supported by external suppliers for IT services, IT services platform for large international companies.

. Best Practice: Best IT Service Management Localization

. High-customizability: powerful customization features to meet individual needs

. Seamlessly integrated system management, network device management and desktop management

SiteView ITSM service management built on the solid foundation of technology and products, providing easy-to-use user configuration and deployment solutions. Import by providing a modular approach, including business system configuration, business design, business process configuration, interface structure design, report presentation settings, status and role definitions, etc., to help enterprises efficiently into the standard information flow, so that enterprise systems have superior information service quality.



Function Chart

Process-oriented, user-centered

Practical technology valley of death and the leading ITIL based, as well as a wealth of project experience and implementation capacity, can help IT organizations rapidly into IT service management. SiteView ITSM is highly flexible and configurable, can be adapted to various network sizes in all industries ITSM management.

SiteView ITSM

Automatically collect basic data management platform for IT services

Implementation steps

In accordance with the following three steps, customize for your business IT service system structure and processes:

. Business flow system configuration

. Business Process Design

. Automation settings

1, traffic system configuration

SiteView ITSM-based security configuration and business building and other system configuration interface, business users can customize personalized service flow, by nature, including business objects, users and roles, business units, business objects, etc. associated. Based on this, you can define the events in the IT services, processes, and business fundamentals.

Flexible customization

Custom business objects (data tables)
Custom business property (field)
Custom business relationships and rules
Custom Business Interface

2, business process design

Based on powerful application SiteView ITSM Program Manager, users can define and configure according to the actual needs of any business and processes, including process-level, process rules, roles, such as permission levels. Based on this, with no R & D personnel can easily deploy incident management, change management, configuration management, asset management, knowledge base, etc., to achieve true IT service.

Custom business processes
Custom Data Reports
Improve the competence and role management

3, thoughtful automation

SiteView ITSM is a highly intelligent and automated IT service management platform for IT staff a lot of thoughtful design automation features, including: automatic monitoring network operations, automatic monitoring of servers, network devices and applications, automatic monitoring of assets, automatically alarm reminders, automatic task allocation, e-mail and voice notification, etc..
Automatic alarm
Automatic allocation
Automatic notification
Automatic monitoring of assets
Knowledge of Automatic proposed entry
Automatic allocation of service level
Automatic synchronization with LDAP
Sub-event-driven workflow automation

Yau Lung IT service management platform competitiveness

Operation from IT to IT services, valley of death are at the forefront of science and technology practitioners and solution providers. Based on standardized procedures and methods SiteView ITSM, IT departments into IT processes step by step manner.

. Allows users to automatically configure the IT business processes

SiteView ITSM most powerful features is to allow users to automatically configure the IT business processes, operations and applications. By SiteView ITSM this highly integrated and flexible platform, users can expand on demand applications can do dynamic configuration, you can achieve rapid customization.

. Real-time monitoring of equipment

SiteView ITSM can achieve real-time monitoring of equipment, has been swimming dragon core product SiteView ECC (Integrated System Management), SiteView NNM (network device management), SiteView DM (desktop management) into the underlying data monitoring system to achieve true integration ITSM.

. Years of industry and user needs to grasp

Yau Lung Technology decades focused IT operation and maintenance, service in the telecommunications, government, business and other industries, an annual increase of nearly a thousand customers, the industry has a deep understanding of user needs and understanding, can provide users with better, more relevant to IT service management program.

You Long ITSM ITSM platform comparison with ordinary chart:

User "building block" in the true sense of the systems business building.

ITIL required by the various software tools to import, SiteView ITSM to provide efficient and flexible integration of IT service management solutions to help enterprises in the areas of IT infrastructure management of the IT process automation and integration, is the IT Service Management is an invaluable tool.

SiteView IT service management platform for the industry

Government Industry

SiteView ITSM simple operation, with good flexibility and practicality, is applicable to the Government Information Center, petroleum, petrochemical, power, land tax and taxation, securities, banking, education, industry and commerce, public security and other government sectors, is to increase the level of government IT services effective solution.

Telecommunications Industry

With the popularity of 3G and domestic explosive growth of network applications, carriers face greater data center costs of investment and IT management challenges. SiteView ITSM is the integration of systems management, network management, systems development management, management activities and change management, asset management, problem management and many other processes the best IT service programs, can improve their IT efficiency.

Medium-sized enterprises

The growing number of medium-sized operations with network technology and architecture for the support, the importance of the network is self-evident. How to improve IT service quality and efficiency? How to control all aspects of IT service management processes? SiteView ITSM, is a medium-sized enterprises "value for money" choice.

Through the application of SiteView ITSM, IT organizations can obtain significant benefits:

. To establish standardized service management processes to speed up the IT support of business objectives

. To establish cross-sectoral coordination platform, a clear division of labor and interface between departments and improve efficiency

. An objective assessment of performance and quality of IT processes, forecasting and analyzing problems

. Rigorous, standardized assessment level IT departments, improve satisfaction

. To enhance the ability to control the operation and reduce IT service costs and the long-term IT investment

. Combing mountains of information, and provides more comprehensive data on the value of direct

Selasa, 30 November 2010

Competent People

Loyalty to the leader leads the manager to excesses and to coercive management tactics and it leads the direct reports to bad decisions.
Be well,
Dwika-ExecuTrain



"And the Best Management Style for Smart, Competent People Is...."
**Steven Cerri

Here's the situation.
You are a manager. Your task is to assemble the team that will assist you in accomplishing that task. Who do you pick and how do you pick them?

I have generally picked the best people for the job, regardless of their personalities. In fact, I often pick people as my direct reports who are competent enough to do my job. What is or will be your selection process?

Your selection process is going to be driven by a "philosophy", that is often out of your consciousness, but I can guarantee you it will run something like one or more of these:

1. I want my friends on my team. I know we work together well and I know we trust each other...or...

2. I want the smartest people on the team who are my friends because they can get the job done and we trust each other...or...

3. I want the smartest people on the team regardless of whether they are my friends, because I'm in charge and I can guide them and direct them when I need to.

It's probably easy for you to think about your past management situations or, if you are not a manager, you can easily imagine who you'd pick for a project if you were a manager. Which philosophy do you subscribe to?

I use Philosophy #3 whenever I can. It appears that President Bush uses Philosophy #1 and President-Elect Obama uses Philosophy #3 primarily and Philosophy #2 as well.

Here's the motive.
What's the motive behind these various philosophies?

In each of the above philosophies, the manager is attempting to achieve something or avoid something. Usually these are the two main "drivers".

In the case of Philosophy #1 the manager is attempting to avoid the pain and discomfort that comes from the conflict between the manager and his or her direct reports. This conflict is so painful and is so driven by the insecurities of the manager, that the manager seeks out those people with whom he or she can have pleasant relationships and with whom he or she can "easily" stay in charge and in control. This management process is driven by insecurity, a lack of self-esteem, and a lack of personal power on the part of the manager. The only way this manager feels comfortable managing is to have friends on his team.

I've seen this management style in many situations and with many people. It easily morphs into Philosophy #2 and by far the majority of managers function somewhere between Philosophy #1 and Philosophy #2.

(Philosophy #2 is often used in mergers. The new controlling manager brings in his or her "team". These are the people with whom the new lead manager has experience and comfort. This is ultimately why so many mergers fail.)

These two management philosophies (#1 and #2) are driven by "LOYALTY" to the leader. Not loyalty to principles or loyalty to the task or loyalty to a larger purpose, but loyalty to the leader. Ultimately, it's the stuff of tyrants and dictators. It's the trademark of George Bush, Putin, and in an extreme case, Robert Mugabe. As much as I'd like not to place my current president in that category, his personnel selection process has often proved to be based on loyalty rather than on competence. He often doesn't even select people using Philosophy #2.

Because Philosophy #1 and to some extent Philosophy #2 are based on loyalty, it leads the manager to excesses and to coercive management tactics and it leads the direct reports to bad decisions. Decisions based on "what does my boss want me to do?" versus "what is best for the project, task, situation, etc.?" will ultimately lead to failure.


The path often not taken
The more powerful and useful management philosophy is #3. It is much more difficult and also much more effective.

It is based on a management philosophy that draws usually, on immense personal confidence of the manager. That is, the manager has immense confidence in himself or herself. This personal confidence leads the manager to MOVE TOWARDS what he or she wants rather than attempting to avoid the conflict they don't want. Conflict and the avoidance of conflict doesn't even enter the picture. The manager who uses Philosophy #3 is driven by what can be accomplished and he or she believes that they can manage, lead, direct, and win whatever battles and conflicts come up with their direct reports.

Now "win battles with direct reports" doesn't mean "They will do it my way." Winning battles to the Philosophy #3 manager means finding the best idea, the best path, the best solution regardless of who gets credit for it. This is the key nugget the Philosophy #3 manager is moving toward, the best solution, regardless of who gets the credit.

The best solution requires the best ideas which requires the best people generating those ideas. This therefore, leads the Philosophy #3 manager to the selection of people who are often more loyal to ideas than they are to people. This in turn, requires leadership and management that is comfortable managing people to ideas rather than managing people to loyalty.

We have two perfect examples developing now in the management philosophies of President George Bush and President-Elect Barak Obama.

Barak Obama appears to be selecting a cabinet and an administration made up of the best and brightest people he can find. To be sure, he is selecting primarily democrats and to some, he is selecting too many "Clinton Democrats", and to that extent he is selecting via Philosophy #2.

But in comparison to George Bush he is deep into the Philosophy #3 territory.

My experience was...
Throughout my management career, I had a reputation for managing people that other managers did not want to manage, or could not manage.

Time after time, I was given or I accepted direct reports that other managers could not manage or who performed poorly on other teams. Invariably, on my teams these people turned into stars.

Why?

Because they were good at what they did. They were smart and competent. And they were not to be managed based on loyalty. They wanted to be managed based on the task, the greater purpose.

When they worked for managers who demanded loyalty they balked. They resisted direction and appeared to be "not a team player". When they worked for me, I demanded focus on the task and the greater purpose, which allowed them freedom to be competent.

To be sure, managing based on loyalty is often easier. Managing your friends is easier than managing smart, competent people who could take your job away from you. But by utilizing Philosophy #3, a manager can accomplish so much more, and isn't that the job of a manager and leader?

Most new managers don't understand this. Most experienced managers don't understand this either.

Rather than managing your friends, and hoping they are smart and competent, manage smart, competent people and turn them into your friends.

Good luck and be well,

Steven

Sabtu, 30 Oktober 2010

Tips Netbook PC: Software yang Ringan

Baru beli komputer atau notebook, tapi ketika selesai install software,
komputer mendadak jadi lambat. Ini karena netter banyak install program yang memberatkan komputer.

Baca lebih lanjut untuk solusinya...

Banyak pemakai komputer yang tidak mengetahui bahwa software yang mereka install kadang memberatkan komputer
yang akan dipakai. Banyaknya loading yang tidak berguna ketika software selesai di-install jelas
akan mempengaruhi kinerja dari komputer.

Pemilihan software yang salah seperti Adobe PDF Reader, antivirus ;
antispyware, program zip, pemutar video dan MP3 pastinya akan membuat komputer jadi pelan.
Nah untuk mengatasi hal ini, berikut kami tampilkan software-software ringan yang berguna
untuk 'meringankan' komputer Anda.

Antivirus ; Antispyware
Setiap komputer saat ini pasti memerlukan software antivirus;
antispyware, tapi Anda tidak perlu menginstall keduanya. Carilah antivirus
yang sudah memiliki antispyware atau kalau perlu pakai program internet security.
Jadi dengan 1 program saja,
komputer Anda akan terlindungi dan kinerja akan lebih ringan

Kami sarankan untuk menggunakan AVG Antivirus ;
Avira Antivir - AVG memiliki Antispyware, Antivir dielengkapi dengan Antispyware;
Anti rootkit. Keduanya ada free update dan ada versi gratisnya.

PDF Reader
Kami sarankan untuk menggunakan Foxit Reader karena program ini sangat ringan
dan jauh lebih cepat dibandingkan Adobe PDF Reader atau PDF Reader lainnya.
Pilihan lainnya adalah PDF Reader Sumatera Portable.

Multimedia Player
Pakailah Windows Media Player (WMP) yang cukup diinstall dengan codec seperti K-lite.
Ketika Anda menginstall K-lite, biasanya disediakan alternatif
pemutar video Windows Media Player Classic. Kalau Anda ingin memakai pemutar video lain,
kami sarankan VLC (Video Lan) Player. Dengan VLC, Anda tidak perlu menginstall
banyak codec lagi yang kadang memberatkan WIndows.

Dari nonton VCD, DVD sampai film format AVI, MPG, MP4 ;
MKV semua bisa dibaca oleh VLC atau codec K-lite dengan pemutar video WMP;
Kalau Anda sering melihat film format RMVB ; RM, gunakan Real Player alternative.
Kalau Anda masih ingin melihat film Quick Time, gunakan Quick Time Alternative.
Tidak perlu install Real Player ; Quick Time yang lengkap (full).

Lupakan dan tidak perlu menginstall lagi WinAmp sebagai pemutar musik alternatif,
karena tugasnya sudah bisa digantikan dengan WMP atau VLC.

Program Zip
Kami sarankan untuk memakai 7-Zip atau WinRAR saja, karena keduanya adalah
program zip terbaik saat ini yang tidak membebani komputer.

Pakailah Program Portable
Banyak program portable yang bisa Anda gunakan yang tidak perlu diinstall
setiap saat digunakan. Dari program download manager seperti uTorrent,
e-mail client Thunderbird, browser Mozilla Firefox, OpenOffice,
dan program chatting Pidgin (bisa MSN, Yahoo!, ICQ, dan lain-lain).

Semua program di atas sangatlah meringakan kinerja komputer karena tidak
perlu diloading di startup dan sistem registry setiap kali komputer masuk ke OS Windows.

Jumat, 29 Oktober 2010

Cita-cita

Cita-cita itu dibuat agar anda segera mulai.
Bekerjalah sesegera mungkin untuk mendatangkan kebaikan bagi orang lain,
salam,
Dwika -ExecuTrain


Mario Teguh Golden Ways: Logika Generasi Baru
** http://salamsuper.com

Sahabat Indonesia yang baik, yang hatinya masih ranum bagi cita-cita tinggi. Ijinkan kami untuk kembali menyampaikan resume dari acara Mario Teguh Golden Ways MetroTV, edisi 27 Desember 2009, dengan Topik “Logika Generasi Baru”. Logikanya orang yang ingin menjadi berhasil, dan akan berhasil adalah orang yang lebih tertarik kedalam keberhasilan. Karena orang yang lebih tertarik kepada kegagalan, memastikan kemungkinan dirinya untuk tidak berhasil, karena dia menjauhi kesalahan. Berikut resume lengkap yang bisa kami catat:
Kita membahas logika generasi baru, supaya nanti saat kita memimpin, saat tumbuh menjadi pribadi2 dewasa, menjadi pribadi yang logikanya sesuai untuk 20 tahun dari sekarang bahkan 40 tahun dari sekarang.

Karena generasi logika baru, mengabaikan tatanan tuntutan, keharusan yang lama digunakan orang untuk membangun karir. Misalnya: Generasi baru tidak bekerja untuk mencari pensiun, sesuatu yang hasilnya nanti. Generasi baru mempunyai kemampuan untuk dibayar tinggi sekarang. Generasi lama liburnya akhir minggu, generasi baru berusaha membangun kemandirian financial,supaya bisa libur kapanpun.
Karena kebebasan yang paling indah adalah kebebasan melakukan yang kita cintai, dan didalam melakukannya kita dihargai dengan tinggi. Jangan lagi merasa bahwa kita harus tua dulu baru berhasil, jadilah yang muda dan berhasil. Jangan lagi harus tua dulu untuk didengarkan, jadilah yang muda dan dihormati.

Dan dalam episode ini kita akan membahas banyak hal, yang akan membongkar paradigma lama, termasuk tidak ada kesalahan yang bisa menjatuhkan orang, sebesar apapun kesalahan adalah cara untuk mencapai keberhasilan. Yang menajatuhkan orang itu adalah dosa yang kecil. Karena kesalahan besar yang dilakukan untuk mencapai keberhasilan, itu karena tidak tahu dan belum berpengalaman.
Tetapi mengambil hak orang lain, mengecilkan keadilan bagi yang lain, dan membesarkan bagi temannya, berhutang keburukan dalam jabatannya; itu dosa, itu yang membatalkan derajat bagi siapapun. Jadi kalau mau salah, salah-lah, tapi dalam berupaya membangun yang benar. Dan jangan pernah berdosa.

Sebuah koin itu mempunyai dua sisi; yang kalau tidak benar, akan salah. Orang yang
menghindari salah, menjauhi kemungkianan benar. Itu sebabnya penakut
jarang berhasil. Pemberani itu, karena dia berani menghadapi resiko
salah, karena tertarik untuk menjadi benar.

Pertanyaannya adalah, sebagai generasi muda, apakah anda lebih tertarik untuk menjadi benar, atau takut gagal?. Logikanya orang yang ingin menjadi berhasil, dan akan berhasil adalah orang yang lebih tertarik kedalam keberhasilan. Karena orang yang lebih tertarik kepada kegagalan, memastikan kemungkinan dirinya untuk tidak berhasil, karena dia menjauhi kesalahan.
Yakinilah setinggi-tingginya kualitas manusia, adalah manusia yang paling bermanfaat bagi orang lain. Kata lain dari manfaat adalah berguna. Orang berguna itu karena digunakan. Jadi orang yang hebat adalah orang yang digunakan untuk melakukan sesuatu yang besar.

Sebagai anak muda, apa yang sedang anda lakukan supaya anda digunakan untuk melakukan sesuatu yang besar?. Apa yang anda lakukan supaya, lebih tahu, lebih bisa dan lebih kuat sebagai anak muda?. Jangan harapkan digunakan melakukan sesuatu yang besar, kalau kemempuannya kecil. Belajarlah, diuji gagal, coba lagi. Orang hebat itu akan terus mencoba, jika terjadi kegagalan, tanpa kehilangan semangat.
Kalau anda yang muda bercita-cita ingin jadi orang besar, sederhanakanlah apa yang ada pada diri anda. Telepon yang anda sukai adalah telepon yang sederhana, tapi powerfull fungsi dan manfaatnya. Ada orang yang tidak simple, baru mau makan saja bertengkar, baru mau nonton saja bertengkar. Jadilah pribadi yang sesederhana mungkin karena kita ingin digunakan. Janganlah tersiggung kalau digunakan orang, karena kita itu penting kalau digunakan.
Apa jadinya anda sebagai anak muda
apabila anda tahu banyak, tahu luas, punya bakat tentang itu, kenal
orang2 penting dalam bidang itu, tahu orang2 ahli dalam bidang itu,
punya riset dalam bidang itu, anda fasih berbicara, anda santun
berhubungan denganorang lain; maka orang tidak akan menunggu anda tua dulu, langsung anda dituakan; karena ketua itu tidak harus tua.
Kalau dianalogikan, apa jadinya seorang ahli renang yang tidak pernah berenang?, dia tidak akan bisa menerapkan semua konsep yang dimilikinya. Begitupun dalam kehidupan nyata, kunci utamanya adalah ‘doing’, karena keterampilan untuk melakukan datang dari melakukan.
Kalau anda punya anak banyak bicara, biarkanlah, karena ini yang membuat dia berani tampil di depan umum. Anda yang tidak tahu malu, itu punya potensi untuk berhasil. Jadi orang yang mau pandai bicara, banyaklah bicara, dan pastikan itu bernilai. Kalau anda mau tahu bicara yang
baik di publik misalnya, jangan boroskan tenaga, dengan menghadap ke
satu arah badan saya, mata saya, wajah saya dan tangan saya, itu
pemborosan tenaga. Variasikan-lah kesemua anggota tubuh anda ini untuk
tidak fokus ke satu arah, sehingga semua audiens tidakakan merasa jenuh.

Dalam pengembangan karir yang muda biasanya terjebak kepada mentalnya orang tua. Orang2 yang tua mentalnya itu mementingkan keamanan, orang2 yang muda mentalnya akan mementingkan oportunity (kesempatan).
Organisasi manapun akan bermasalah kalau anggotanya ’security oriented’ (maunya aman). Maka organisasi sekecil apapun yang akan mengalahkan organisasi besar yang karyawannya ’security oriented’. Mulai kapan orang
’security oriented’?, pada usia 40 tahun. Itu sebabnya kalau mau
berwirausaha lakukanlah sebelum 40 Tahun. Karena usia 40 Tahun itu anak
sudah mau masuk SMA, ruangan harus lebih besar, fasilitas harus di
tambah, hingga tidak berani ambil resiko. Kalau yang masih muda dia
tidak punya banyak resiko diaakan lakukan apapun.
Itu sebabnya yang muda2 kalau cari
istri, carilah istri yang agak berani seperti itu. Kalau anda muda
jangan ’security oriented’, generasi muda tidak cari pensiun, tapi cari
gaji sebesar mungkin, tidak pensiun nanti,bisa liburan sesegera mungkin.

Sebagai generasi muda, kita batalkan pendapat lama. Bahwa atasan lebih pandai dari kita, batalkan. Atasan lebih berpengalaman dari kita, batal. Atasan lebih berkualitas dri kita,
batalkan. Karena sudah terbukti banyak orang2 yang tidak berkualitas di
taruh di tempat2 yang tinggi, sementara yang muda2 yang kreatif dan
bekerja keras.
Batalkanlah semua standar2 itu. Bedanya
anda dengan atasan, adalah anda belum ditunjuk. Jadi anjurannya
bersegarlah, tampil-lah, karena banyak anak muda takut kelihatan atau
bergaul dengan atasan. Pandailah, bertanyalah, segerakan tugas anda,
berdirilah dengan gagah, jangan pernah bilang tidakbisa, “saya coba Pak, tolong bantu saya, jika saya tidak bisa”. Anak muda seperti ini akan
cepat ditunjuk. Jadi persaingan anda dengan atasan adalah cepat-cepatan
untuk ditunjuk. Kalau anda lebih berperan, lebih setia kepada
perusahaan, lebih melayani pelanggan, maka andaakan ditunjuk.
Orang yang membengkokan aturan itu yang tua, sementara yang muda adalah yang membnongkar. Orang2 yang tua pikirannya akan ’security oriented’, ia akan cari yang aman, peraturan yang akan
menggeser mereka dibengkok-kan. Sementara anak2 muda lebih ‘oportunity
oreinted’, kalau ada peraturan yang menahan mereka, merekaakan bilang
“diaganti”. Kalau tidak diganti, dia sesuaikan dirinya. Jadi anak muda
tidak membengkok-kan peraturan, anak muda berani salah, tapi takut dosa.

Generasi muda yang menikmati hidupnya adalah ‘have fun’. Jangan kejam kepada diri sendiri, jagan terlalu serius, kalau orang berbuat kesalahan, terimalah dan maafkan. Jangan mudah marah, karena kemarahan itu akan lebih merusak orang yang marah-nya daripada yang dimarahi.
Jadi enteng saja, karena kalau Tuhan akan membuat kita kaya, tidak ada yang bisa menahan. Kalau Tuhan akan mengangkat Jabatan tinggi, tidak ada yang bisa menahan. Serahkan diri kepada Tuhan sebagai pemimpin. Nanti Tuhan yang menugaskan kita sebagai apapun. Caranya anda dibuat menyukai hal2 tertentu. Kesukaan kita pada hal2 tertentu itu ‘recruitment system’. Anda dibuat tertarik pada satu hal. Tetapi jangan lupa, setan tahu anda akan berhasil. Jadi anda juga dibuat tertarik kepada hal2 yang tidak berguna. Maka selalu berhati-hatilah, tapi relax saja.

Ambisius itu tidak dilarang, tetapi
pastikan orang melihat bahwa ambisius anda itu menambah nilai bagi
mereka. Janganlah ambisius, kalau nanti setelah menjadi pemimpin
mengurangi hak orang lain. Orang2 yang ambisinya bagi kebaikan,
didukung banyak orang. Itu sebabnya yang kampanye berjanjinya
mendatangkan kebaikan, sehingga didukung banyak orang, walaupun
faktanya jauh berbeda.
Kalau anda ter-obsesi (tergila-gila)
tidak menjadi masalah, karena itu yang membuat anda belajar tanpa
letih, berlatih tanpa istirahat, menjual agresif, menerima kegagalan
dengan bersemangat. Jadi kalau begini obsesi itu penting sekali.
Terkadang banyak dari kita itu hanya
ingin meniru jadinya dari kesuksesan seseorang, tetapi sama sekali
tidak mau meniru prosesnya. Jadi jika ada seseorang yang mau kita tiru,
jangan tiru jadinya, tapi tirulah prosesnya.
Bagi anak muda yang masih menjadi
karyawan dan ingin cepat menajadi pengusaha, lakukan konsep berikut
ini: Jika anda sebagai karyawan digaji dengan x rupiah, maka jadikan
kualitas pribadi anda 50x. Ini yang membuat anda lebih cepat jadi
pengusaha, orang yang kualitas pribadinya lebih besar dari gajinya, ia
akan stress, tidak puas, membading-bandigkan dirinya dengan orang lain,
dan ini sangat bagus sekali.

Yang bisanya alamiah Tuhan lakukan
adalah anda diberikan kesempatan menggunakan kemampuan itu, dibayar
dengan nilai lebih besar daipada gaji anda. Itu yang dalam ilmu
kewirausahaan disebut ‘Windows Of Opportunity’ (jendela untuk
melompat). Dan hal ini hanya tersedia bagi orang2 yang kualitasnya
berkali-kali lipat lebih besar dari gajinya.
Sebagian orang bekerja didalam rencana
keberhasilan orang lain. Pertanyaannya, apakah orang lain itu
merencanakan keberhasilan anda?, belum tentu. Sehingga sebetulnya kita
bekerja hanya melakukan hal2 yang tidak mungkin menjadi keseluruhan
mesin. Anda hanya menambal knalpot, tetapi anda tidak pernah membangun
mobil. Pekerjaan sekecil apapun akan menjadi satu sistem yang besar,
kalau pekerjaan itu membantu membuat orang hidupnya lebih mudah dan
lebih baik.

Apapun pekerjaan, yang membuat orang
lebih mudah dan lebih baik, itu akan menjadi karir sepanjang apapun.
Dan itu walaupun kecil kelihatannya, adalah sebuah cikal bakal dari
sebuah pelayanan yang membesarkan kehidupan.
Sebuah tim yang baik dibentuk dari
individu2 yang baik. Perhatian kita yang berlebihan kepada tim itu
biasanya salah, karena satu tim yang besar, biasanya yang bekerja hanya
beberapa orang saja. Contohnya ada PokJa, berarti ada kelompok lain
yang tidak bekerja, ada pemimpin harian, berarti ada pimpinan kadang2.
Berfokuslah pada kualitas pribadi anda.
Anda itu disebut hebat, itu bukan anda tahu banyak, karena banyak
sekali orang yang lebih tahu dari anda yang tidak berguna, karena tidak
menggunakna kepandaiannya untuk kepentingan orang lain.
Berapa banyak orang yang tidak mau
berbicara kalau tidak di bayar, ia tidak mau menulis kalau tidak
dibayar. Berarti orang yang ikhlas membantu, tanpa menghitung uang,
sebetulnya ada uang disitu dari kebaikan. Orang yang tidak takut miskin
karena Tuhan, tidak pernah miskin.

Kalau masih panjang hidup anda, tidak
berarti anda tidak boleh santai. Karena anda ingin berhenti bekerja dan
pensiun pada waktu anda masih sehat. Tidak ada artinya anda kaya raya,
ketika anda tidak bisa lagi menikmati kekayaan hasil jerih payah anda.
Maka tergesa-gesalah berhasil, karena anda harus berbuat kesalahan,
buatlah kesalahan itu sesegera mungkin, jangan buat kesalahannya nanti
setelah tua.

Jadi sebuah cita-cita itu dibuat bukan untuk dicapai. Cita-cita itu dibuat agar anda segera mulai.
Bekerjalah sesegera mungkin untuk mendatangkan kebaikan bagi orang lain, …lalu perhatikan apa yang terjadi.
Demikian resume dari acara Mario Teguh Golden Ways dengan Topik “Logika Generasi Baru ”.
Jika sekiranya didapati kekurangan – suatu kebahagiaan bagi Kami,
apabila sahabat sekalian berkenan mengoreksi serta menyempurnakannya.
Terimakasih kepada Pak Mario Teguh,
atas pelajaran terbaik yang diberikan. Semoga pelajaran kali ini, lebih
memacu generasi muda Indonesia, untuk tidak menyia-nyiakan masa muda
yang dimiliki-nya.

Selasa, 19 Oktober 2010

IT Security Management

Brief of Description:

Today’s organizations are under increasing pressure to assure the integrity of their information security efforts. As a result, information security has become an important issue in business priority. This program is specially designed to cover the essential areas you need to know to construct and implement well-balanced information security framework, and also to ensure that you gain proper familiarity with industry best practices, legislation, and professional standards for information security.



Training Objectives

· User Class: To increase IT user awareness to protect information under their responsibility.

· IT Staff Class: To provide IT staff with skills to protect IT infrastructure to ensure Confidentiality – Integrity – Availability of sensitive data.

· Audit/Risk Class: To provide Audit/Risk Management staff with skills to ensure that IT security is in line with business metrics.


Prerequisite:

To join Information Security for IT Staff class or IT Security for Audit/Risk class participant must complete Information Security for User class.

IT Security Management

Brief of Description:

Today’s organizations are under increasing pressure to assure the integrity of their information security efforts. As a result, information security has become an important issue in business priority. This program is specially designed to cover the essential areas you need to know to construct and implement well-balanced information security framework, and also to ensure that you gain proper familiarity with industry best practices, legislation, and professional standards for information security.



Optional Class:



INFORMATION SECURITY

for User

(Day 1)


INFORMATION SECURITY

for IT Staff

(Day 2)


IT SECURITY

for Audit/Risk

(Day 3)

- Introduction

- Information Classification & Control

- Workstation Security

- Physical Security

- Travel/Off site Meeting Security

- Telecommunication Security

- Application Security

- Network Security

- Virus, Worms, Malware, Phising, Spyware, Trojan, etc.

- Awareness


- Introduction

- ISO17799:2005 & ISO27001

- IT Security Architecture

- Business Continuity Plan & Disaster Recovery Plan

- Internet Security

- Protecting IP infrastructure (technical)

- Physical & Data Center Security

- Best Practice & Baseline

- Segregation Terms & Separation of Duties


- Host parameter setting audit (iSeries, UNIX, Linux, Windows, Cisco)

- Windows audit

- TCPIP audit

- Backup/Restore audit

- Process audit

- Physical Audit

- SW version audit

- HW configuration audit

- IT vendor/supplier audit

- Service Level Agreement audit



Training Objectives

· User Class: To increase IT user awareness to protect information under their responsibility.

· IT Staff Class: To provide IT staff with skills to protect IT infrastructure to ensure Confidentiality – Integrity – Availability of sensitive data.

· Audit/Risk Class: To provide Audit/Risk Management staff with skills to ensure that IT security is in line with business metrics.


Prerequisite:

To join Information Security for IT Staff class or IT Security for Audit/Risk class participant must complete Information Security for User class.