Senin, 15 November 2010

Body without soul

A room without books is like body without soul. Beli dan baca buku dengan rutin, Isi salah satu ruang rumah kita dengan “perpustakaan kecil” yang indah.
be well,
Dwika-ExecuTrain



3 Toko Buku Favorit yang Keren dan Asyik
* Written by Yodhia Antariksa

Bisnis perbukuan di tanah air tampaknya tetap semarak. Banyak toko buku megah yang berdiri mejeng di tengah lokasi mal. Banyak pula buku baru yang terus bermunculan, lengkap dengan aneka judul yang menggoda. Dan setiap akhir pekan, beragam toko buku itu hampir selalu dipadati oleh banyak pengunjung.

Saya sendiri termasuk penggemar toko buku. Inilah tempat pertama yang saya kunjungi, setiap kali saya berkunjung ke kota-kota besar, baik di tanah air ataupun di luar negeri. Lalu dimana toko buku favorit yang koleksinya bagus dan layak dikunjungi secara reguler?

Ada tiga toko buku yang saya kira layak mendapatkan predikat sebagai favorit – setidaknya di mata saya. Mungkin penilaian saya subyektif, namun tetap daftar toko buku favorit ini bisa dijadikan semacam referensi.

Toko buku favorit yang pertama adalah toko buku Gramedia Cabang Matraman, Jakarta. Oke, Gramedia memang telah menjelma menjadi semacam penguasa tunggal dalam bisnis retail buku di tanah air. Konon, setiap mal besar yang berdiri selalu membujuk Gramedia agar mau membuka toko di tempatnya dengan diskon sewa yang amat besar (tanpa Gramedia, sebuah mal – betapapun megahnya – terasa kehilangan “sesuatu”).

Pesaing Gramedia seperti toko Gunung Agung, Kharisma atau Toga Mas, mungkin agak tertatih-tatih mengejar sang raja buku retail ini. Boleh jadi hal ini karena Gramedia dimiliki oleh Grup Kompas yang punya jaringan penerbitan buku yang terintegrasi. Jadi agak sudah juga melawannya.

Nah, diantara puluhan toko Gramedia yang mencolok itu, cabang yang ada di Matraman, Jakarta Pusat merupakan salah satu yang paling lengkap koleksinya. Cabang yang ini selalu menjadi rujukan cabang Gramedia lainnya jika mereka kehabisan pasokan buku; atau ketika menemui pelanggan yang mau mencari buku dengan judul yang langka. Jika Anda mau mencari buku bisnis bahasa Indonesia, toko Gramedia Matraman ini termasuk yang saya rekomendasikan untuk dikunjungi.

Toko buku favorit kedua adalah toko Periplus Cabang Pondok Indah Mall. Bagi Anda yang punya minat dengan buku bisnis berbahasa Inggris, tempat ini adalah yang terbaik koleksinya. Di Jakarta sekarang memang sudah ada toko buku yang khusus menyediakan buku-buku bisnis berbahasa Inggris seperti Times, Kinokuniya, QB, ataupun juga Gramedia. Namun Periplus saya kira yang paling bagus dari sisi kelengkapan dan update-nya.

Sering, buku-buku internasional yang tengah hot di berbagai negara, sudah langsung bisa ditemui di Periplus hanya dalam hitungan hari. Saya suka kagum juga dengan kejelian Periplus dalam memilih buku-buku bisnis yang akan dijual.

Selain Periplus di Pondok Indah Mall, Periplus di Bandara Soekarno Hatta Terminal 2 juga oke. Tempatnya kecil, namun koleksinya wow. Kalau Anda sedang menunggu boarding pesawat Garuda, toko Periplus ini layak mendapatkan kunjungan.

Toko buku favorit saya yang ketiga adalah toko buku online Amazon.com. Tak pelak, toko ini menyediakan koleksi buku bisnis paling lengkap sedunia. Setiap judul buku bisnis yang ada dikolong jagat ini rasanya tersedia di Amazon.com. Inilah yang membuat saya paling rajin berbelanja buku di tempat ini.

Membeli buku via amazon.com memang harus melalui kartu kredit (online payment). Ongkos kirimnya rata-rata 50 ribu per buku, dan kira-kira butuh waktu antara 2 – 3 minggu agar buku yang kita pesan tiba di rumah (setelah dikirim dari pusat Amazon.com di USA sana).

Yang menarik dari Amazon.com adalah mereka selalu menampilkan best seller buku-buku bisnisnya secara real time (Anda bisa melihatnya disini). Dengan begitu kita bisa selalu update dengan buku-buku bisnis apa saja yang sedang hot saat ini, dan tengah dibincangkan oleh komunitas bisnis global.

Itulah daftar tiga toko buku favorit yang layak dikunjungi secara reguler. You are what you read, begitu sebuah pepatah pernah bilang. Mudah-mudahan kita semua bisa selalu menyisihkan dana untuk membeli buku secara rutin (bukan hanya beli baju baru, pulsa atau gadget melulu).

Dengan membeli dan membaca buku dengan rutin, kita kemudian bisa mengisi salah satu ruang rumah kita dengan “perpustakaan kecil” yang indah. Sebab kita juga ingat akan pepatah lama ini : A room without books is like body without soul.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar