Jumat, 24 Desember 2010

Kritik dan saran customer

Feedback dari konsumen layak dipakai sebagai salah satu sumber informasi dalam mengambil keputusan, tetapi bukan merupakan sumber utama. Nanti anda mengetahui produk anda lebih baik dan keyakinan anda akan membuat berhasil.
be well,
Dwika-ExecuTrain


3 Prinsip Dasar Sukses Bisnis dengan Feedback dari Konsumen

by Rhanu

Pada saat ini, konsumen mempunyai lebih banyak pilihan daripada sebelumnya dengan bertambahnya pesaing bisnis anda. Konsumen tidak lagi hanya membeli karena anda menjual barangnya. Ingat, mereka dapat dengan mudah berpindah ke pesaing anda. Oleh karena itu kita harus mendengarkan mereka, dan yang lebih penting, melakukan tindakan atas feedback (keluhan, kritik, saran, maupun pujian) yang telah mereka berikan. Ini ialah salah satu cara terbaik untuk transformasi bisnis menjadi lebih sukses karena anda tahu apa yang konsumen mau dan inginkan. Layani mereka sebagaimana anda melayani raja, dan mereka akan membalas usaha anda dengan loyalitas dan referensi.

Perhatikan bahwa apa yang anda pikir atas perasaan konsumen atas produk anda tidaklah selalu sama dengan apa yang benar-benar konsumen pikir atau rasa tentang produk atau brand anda. Oleh karena itu diperlukan adanya feedback dari konsumen untuk memperbaiki kesalahan pada bisnis kita. Disamping itu, lantas siapa lagi yang berbicara kepada anda kalau bukan konsumen?

Berikut ialah 3 Prinsip Dasar Sukses Bisnis dengan Feedback dari Konsumen:

1. Buat Konsumen Lebih Mudah untuk Memberikan Feedback

Jika memungkinkan, sediakan customer hotline untuk bisnis anda, dan juga perbolehkan konsumen untuk memberi feedback tanpa memberitahu identitasnya (tidak semua orang nyaman untuk memberi informasi pribadinya). Terkadang mereka dapat memberikan feedback lebih jujur dan tulus ketika mereka tidak memberi tahu namanya. Adapun sarana feedback lainnya diantaranya : kotak saran, on-line (e-mail, online form, atau forum), dan focus group

2. Berterimakasih kepada Konsumen yang Telah Memberikan Feedback

Jika seorang konsumen memberi feedback, bahkan dengan cara yang kasar atau tidak sopan sekalipun, anda harus menyadari bahwa anda mengambil benefit dari frustasinya dia. Beri semacam bentuk kompensasi sebagai ucapan terimakasih yang baik bagaimanapun feedback mereka. Barangkali mungkin konsumen dapat merasa dihargai atas waktu mereka yang diberikan. Pada akhirnya hal ini juga akan menunjukan konsumen anda bahwa apapun pikiran dan komentar mereka sangat berarti bagi anda.

3. Analisa Feedback Tersebut

Apakah feedback berdasarkan kejadian yang kebetulan/ insiden tertentu? Apakah anda pernah menerima feedback yang mirip sebelumnya dari konsumen lainnya? Apakah konsumen ini memberikan permintaan atau saran yang masuk akal? Apakah menindaklanjuti feedback ini akan memberikan benefit kepada perusahaan serta konsumen lainnya, atau hanya satu konsumen ini? Anda pastinya tidak harus menuruti semua saran, tetapi anda pastinya harus mempertimbangkan semuanya dengan hati-hati.

Feedback dari konsumen layak dipakai sebagai salah satu sumber informasi dalam mengambil keputusan, tetapi bukan merupakan sumber utama. Ada saatnya nanti ketika anda mengetahui produk anda lebih baik dari siapapun, serta visi dan keyakinan anda akan membuat ini berhasil disamping opini personal seseorang yang tidak dikenal.

Disarikan dari Costumer is King : Listen and Learn! By Joshua Boey

Tidak ada komentar:

Posting Komentar