Sabtu, 11 Desember 2010

DBMS

(sedikit tentang) Database Management System
**Kinanti Mayang Putri..

Sebelum jauh masuk ke arah si database management system ini.. mari lah kita sama2 tau dulu apa itu pengertian data Database merupakan komponen dasar dari sebuah sistem informasi dan pengembangan serta penggunaannya sebaiknya dipandang dari perspektif kebutuhan organisasi yang lebih besar.

Pengertian Data
Data merupakan dasar dari setiap sistem informasi dan harus dikelola sepanjang lifecycle masih berguna.
Hirarki Data Tradisional :

Elemen data / Field : suatu elemen data terkecil yang tidak dapat dipecah lagi.
Record : gabungan sebuah elemen data yang terkait.
File : himpunan seluruh record yang berhubungan.

Cara Mengolah Data :
Pengolahan Batch ;
Mengumpulkan data terlebih dahulu kemudian diproses sekaligus.
Pengolahan On – Line ;
Setiap data yang diinput langsung didapat output atau hasilnya.
Sistem Real Time ;
Sama seperti pengolahan On – Line, hanya saja data yang ada di update sesuai dengan perubahan waktu.
Pengertian Database
Database merupakan Kumpulan dari item data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi untuk kegunaan tertentu.





Mengapa Diperlukan Database
- Salah satu komponen penting dalam sistem informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi
- Menentukan kualitas informasi : akurat, tepat pada waktunya dan relevan. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya.
- Mengurangi duplikasi data (data redudancy)
- Hubungan data dapat ditingkatkan (data relatability)
- Mengurangi pemborosan tempat simpanan luar

Dua jenis Penyimpanan Sekunder :

Penyimpanan Berurutan / Sequential Access Storage Device (SASD) ;
Media penyimpan untuk mengisikan record yang diatur dalam susunan tertentu. Data pertama harus diproses pertama kali, data kedua diproses kedua kali, dst.
Penyimpanan Akses Langsung / Direct Access Storage Device (DASD) ;
Mekanisme baca atau tulis yang diarahkan ke record tertentu tanpa pencarian secara urut. Komputer mikro memiliki disk drive dan hard disk.

Database Manajemen System
DBMS adalah perangkat lunak yang didesain untuk membantu dalam hal pemeliharaan dan utilitas kumpulan data dalam jumlah besar. DBMS dapat menjadi alternative penggunaan secara khusus untuk aplikasi, semisal penyimpana n data dalam fiel dan menulis kode aplikasi yang spesifik untuk pengaturannya.
Komponen Utama DBMS :

Hardware ; yang melakukan pemrosesan dan menyimpan database.
Data.
User , dapat diklasifikasikan menjadi :
End User ;
Pengguna aplikasi, yang mengoperasikan program aplikasi.
Pengguna interaktif, yang memberikan perintah-perintah beraras tinggi (sintak-sintak query).
Programmer aplikasi, yang membuat program aplikasi.
Database Administrator, bertanggung jawab terhadap pengelolaan database.

Software, sebagai interface antara user dan database.

Level Abstraksi Dalam DBMS

Data dalam DBMS dapat digambarkan dalam tiga level abstraksi, yaitu konseptual, fisik, dan eksternal. Data definition language (DDL) digunakan untuk mendefinisikan skema eksternal dan konseptual. Semua vendor DBMS menyertakan perintah SQL untuk menggambarkan aspek dari skema fisik. Informasi tentang skema konseptual, eksternal dan fisik disimpan dalam katalog sistem.

Level Abstraksi Memiliki beberapa tinjauan (views), skema konseptual tunggal (logical) dan skema fisik.
• Menggambarkan bagaimana cara user melihat data
• Skema konseptual mendefinisikan struktur logika
• Skema fisikal menggambarkan file dan indeks yang digunakan
Skema didefinisikan menggunakan DDL (Data Definition Language), data dimodifikasi dengan menggunakan DML (Data Manipulation Language).


Perintah yang digunakan untuk mengelola dan mengorganisasikan data :

Data Definition Language ;
Perintah yang biasa digunakan oleh DBA untuk mendefinisikan skema ke DBMS.
Skema : deskripsi lengkap tentang struktur field, record dan hubungan data pada database.

Hal yang perlu dijabarkan dalam DBMS :
Nama database.
Nama file pada database.
Nama field dan record.
Deskripsi file, record dan field.

DDL juga digunakan untuk menciptakan, mengubah dan menghapus database.
Yang termasuk dalam kelompok DDL :
CREATE ; membuat table.
ALTER ; mengubah struktur table.
DROP ; menghapus table.

Data Manipulation Language ;
Perintah yang digunakan untuk mengubah, memanipulasi dan mengambil data pada database.
DML dibagi menjadi 2 :
Prosedural ; menuntut user menentukan data apa saja yang diperlukan dan bagaimana cara mendapatkannya.
Non Prosedural ; menuntut user menentukan data apa saja yang diperlukan tetapi tidak perlu menyebutkan cara mendapatkannya.

Perintah yang termasuk dalam DML :
SELECT ; memilih data.
INSERT ; menambah data.
DELETE ; menghapus data.
UPDATE ; mengubah data.

Keuntungan Database Manajemen System :
Mengurangi pengulangan data.
Independensi data.
Memadukan data dari beberapa file.
Memanggil data dan informasi secara tepat.
Meningkatkan keamanan.

Kerugian Database Manajemen System :
Menggunakan software yang mahal.
Menggunakan konfiguarsi hardware yang besar.
Memperkerjakan dan menggaji staf DBA yang relatif mahal.

Kesimpulan
Database merupakan komponen dasar dari sebuah sistem informasi dan pengembangan serta penggunaannya sebaiknya dipandang dari perspektif kebutuhan organisasi yang lebih besar. Oleh karena itu siklus hidup sebuah system informasi organisasi berhubungan dengan siklus hidup sistem database yang mendukungnya.
Sistem Manajemen Basis Data adalah perangkat lunak yang mendukung manajemen data dalam jumlah besar. DBMS menyediakan akses data yang efisien, kebebasan data, integritas data, keamanan, dan pengembangan aplikasi yang cepat, mendukung akses bersamaan dan perbaikan dari kerusakan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar